News Mamasa – Unit diplomasi Kemlu menjadi usulan penting yang disampaikan Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto. Ia mendorong Kementerian Luar Negeri untuk membentuk unit khusus yang bertugas menjelaskan posisi diplomasi Indonesia di tingkat global.

Unit diplomasi Kemlu dinilai penting untuk memperkuat komunikasi strategi luar negeri Indonesia. Utut menilai selama ini masih terdapat kesenjangan pemahaman publik terhadap sikap diplomasi pemerintah dalam berbagai isu internasional. Dengan adanya unit khusus, pemerintah dapat menyampaikan posisi secara lebih jelas, terarah, dan konsisten.
Baca Juga : Duka Evakuasi Helikopter PK-CFX di Sekadau
Utut menegaskan bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam berbagai forum internasional. Oleh karena itu, pemerintah perlu memastikan setiap kebijakan luar negeri dapat dipahami dengan baik, baik oleh masyarakat dalam negeri maupun komunitas global. Komunikasi yang kuat akan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Selain itu, unit diplomasi Kemlu juga diharapkan mampu merespons dinamika global secara cepat. Perubahan situasi internasional sering terjadi secara dinamis, sehingga pemerintah perlu memiliki tim yang fokus dalam menyampaikan narasi resmi negara secara akurat dan tepat waktu.
Utut juga menyoroti pentingnya transparansi dalam kebijakan luar negeri. Ia menilai keterbukaan informasi akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat dapat memahami alasan di balik setiap langkah diplomasi yang diambil.
Pembentukan unit diplomasi Kemlu diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penguat strategi komunikasi nasional. Unit ini dapat menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam memahami arah kebijakan luar negeri Indonesia.
Dengan adanya langkah ini, Utut berharap Indonesia dapat tampil lebih tegas dan jelas dalam menyampaikan sikap di kancah internasional. Unit diplomasi Kemlu diharapkan mampu memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang aktif, transparan, dan berpengaruh di dunia.