, ,

Warga Mamasa Tandu Jenazah Akibat Jalan Rusak

by -370 Views
cek disini

News Mamasa  – Aksi Warga Mamasa Tandu jenazah sejauh 20 kilometer kembali menggambarkan beratnya perjuangan masyarakat ketika menghadapi kondisi jalan yang rusak parah. Warga dari daerah pelosok Mamasa harus menempuh jalur penuh lumpur, bebatuan, dan tanjakan terjal hanya untuk membawa seorang kerabat menuju lokasi pemakaman. Mereka tidak memiliki pilihan lain karena kendaraan roda dua maupun roda empat tidak mampu menembus medan ekstrem tersebut.

Jalan Rusak Parah, Warga Mamasa Tandu Jenazah 20 Kilometer Menembus Lumpur  dan Buki
Warga Mamasa Tandu Jenazah Akibat Jalan Rusak

Perjalanan itu berlangsung berjam-jam. Warga menyiapkan tandu dari kayu dan kain, lalu bergantian memikul jenazah agar semua tetap kuat selama perjalanan. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut memperburuk kondisi jalan. Lumpur yang menggenang membuat langkah mereka terperosok berkali-kali, sementara rute berbukit menuntut mereka berhenti sesekali untuk mengatur napas dan menguatkan pegangan.

Baca Juga : Heboh Oknum Polisi-Istri di Kendari Intimidasi Warga karena Telat Bayar Utang

Beberapa warga menuturkan bahwa mereka sudah bertahun-tahun meminta pemerintah memperbaiki akses jalan itu. Mereka menghadapi kesulitan serupa setiap kali membawa orang sakit, mengantar ibu hamil menuju fasilitas kesehatan, atau mengangkut hasil panen. Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga mengancam keselamatan warga.

Keluarga almarhum mengaku sedih sekaligus kecewa. Mereka ingin memberikan penghormatan terakhir dengan perjalanan yang layak, tetapi keadaan memaksa mereka melewati rute yang tidak manusiawi. Meski begitu, warga tetap menunjukkan solidaritas tinggi. Mereka bekerja sama tanpa mengeluh, memastikan jenazah tiba di tempat pemakaman tepat waktu.

Peristiwa ini memantik kembali tuntutan masyarakat agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan di wilayah pelosok Mamasa. Mereka berharap perbaikan segera terlaksana agar tidak ada lagi warga yang mengalami situasi serupa. Aksi Warga Mamasa Tandu jenazah ini akhirnya menjadi pengingat bahwa akses infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan mendesak bagi banyak daerah di Indonesia.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.