News Mamasa – Sebuah rumah milik Supriadi, warga Dusun Popanga, Desa Indobanua, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, ludes dilalap api setelah terjadi ledakan tabung gas pada Selasa malam (29/11/2025). Insiden ini membuat seluruh bangunan rumah hangus dan rata dengan tanah, menyisakan puing-puing serta barang-barang yang tidak lagi bisa diselamatkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/a-ledakan-tabung-gas-elp.jpg)
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.30 WITA itu sempat membuat panik warga sekitar. Ledakan kuat dari tabung gas terdengar hingga radius puluhan meter, menyebabkan warga berlarian keluar rumah dan berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Baca Juga : Pilu! 9 Keluarga di Polman Ngungsi di Kolong Rumah Warga Usai Rumahnya Dibongkar, Kalah Sengketa
Kronologi Kejadian: Ledakan Disertai Api Cepat Membesar
Menurut keterangan warga, kebakaran bermula dari kebocoran tabung gas yang diduga terjadi saat pemilik rumah hendak memasak. Kebocoran tersebut memicu ledakan kuat yang langsung mengobarkan api ke bagian dapur, kemudian merambat cepat ke seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu.
“Kami dengar suara ledakan keras, setelah itu api langsung besar. Rumahnya terbakar hanya dalam beberapa menit,” ungkap salah satu warga yang ikut membantu pemadaman.
Sayangnya, kondisi geografis pemukiman yang jauh dari pusat kecamatan serta minimnya fasilitas pemadam kebakaran membuat api tidak bisa dikendalikan dengan cepat. Dalam hitungan singkat, seluruh rumah habis terbakar sebelum bantuan tiba.
Kerugian Besar dan Korban Kehilangan Tempat Tinggal
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun Supriadi dan keluarganya kini kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda. Beberapa dokumen penting, perabotan rumah tangga, serta hasil panen yang disimpan di rumah ikut hangus terbakar.
Kerugian diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Untuk sementara, keluarga korban mengungsi di rumah kerabat terdekat sambil menunggu bantuan dari pemerintah daerah.
Pemerintah Desa dan BPBD Mamasa Mulai Lakukan Pendataan
Pemerintah Desa Indobanua bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamasa telah turun langsung melakukan pendataan kebutuhan mendesak korban. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, dan selimut mulai disiapkan untuk diberikan kepada keluarga Supriadi.
Kepala Desa Indobanua menyampaikan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten terkait bantuan rekonstruksi rumah. “Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan bantuan rehabilitasi agar keluarga korban bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak,” ujarnya.
Warga Harapkan Bantuan untuk Korban
Masyarakat sekitar berharap agar bantuan kepada korban bisa segera tersalurkan. Mereka juga mengajak semua pihak, termasuk komunitas dan organisasi sosial, untuk turut membantu meringankan beban keluarga Supriadi yang kini kehilangan segalanya.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam penggunaan tabung gas rumah tangga serta perlunya fasilitas pemadam kebakaran yang lebih memadai di wilayah terpencil seperti Kecamatan Mambi.
Dengan situasi darurat yang dialami keluarga Supriadi, bantuan dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu mereka bangkit kembali setelah musibah ini.









