,

Piton Raksasa 7 Meter di Mamasa Tewas Usai Mangsa Anak Sapi

by -635 Views
cek disini

News Mamasa — Warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, digemparkan dengan penemuan seekor ular piton sepanjang tujuh meter yang berhasil ditangkap dan dibunuh setelah memangsa seekor anak sapi milik warga. Peristiwa ini terjadi di sebuah kebun milik penduduk, dan menjadi sorotan karena ukurannya yang luar biasa besar serta keberaniannya memangsa ternak.

Ular Piton 7 Meter Ditangkap Warga Usai Mangsa Anak Sapi di Maros Sulsel
Piton Raksasa 7 Meter di Mamasa Tewas Usai Mangsa Anak Sapi

Kronologi Penemuan Ular Raksasa

Baca Juga : Ibu dan Anak di Lubuklinggau Hilang Usai Pamit Pergi Berenang

Menurut keterangan warga, ular piton tersebut pertama kali terlihat oleh seorang petani yang sedang mencari ternaknya. Ia curiga karena seekor anak sapi hilang secara tiba-tiba. Setelah melakukan pencarian, warga menemukan seekor piton dalam kondisi perut membesar.

Karena khawatir akan membahayakan ternak lain maupun manusia, warga beramai-ramai melakukan pengepungan. Dengan menggunakan parang dan tombak, ular piton akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah sempat memberikan perlawanan sengit.

Reaksi Warga Mamasa

Kejadian ini membuat warga setempat terkejut sekaligus waspada. Sejumlah petani khawatir serangan serupa bisa terulang, mengingat daerah tersebut masih banyak hutan dan sungai yang menjadi habitat alami ular besar.

“Ular sebesar itu jelas sangat berbahaya. Kalau bukan ternak, bisa saja manusia yang jadi sasaran,” ujar Markus, salah seorang warga yang ikut dalam proses penangkapan.

Pandangan Ahli dan Konservasi

Meski piton kerap dianggap hama karena memangsa ternak, ahli satwa liar mengingatkan pentingnya keseimbangan ekosistem. Populasi piton yang kehilangan habitat akibat pembukaan lahan pertanian dan permukiman membuat mereka mendekati area pemukiman warga.

“Kasus ini menunjukkan konflik antara manusia dan satwa liar yang semakin meningkat. Idealnya, penanganan dilakukan dengan relokasi, bukan hanya pembunuhan,” kata seorang pemerhati lingkungan di Sulbar.

Imbauan Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Mamasa mengimbau masyarakat agar lebih waspada menjaga ternak, terutama yang dilepas di area perkebunan atau hutan. Aparat desa juga diminta untuk melaporkan bila menemukan satwa liar berukuran besar agar bisa ditangani secara lebih aman.

Selain itu, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup berencana melakukan patroli di beberapa titik rawan konflik satwa dengan manusia. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kejadian serupa terulang di masa depan.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.