NEWS MAMASA – Pembangunan perumahan rakyat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dipastikan akan dipercepat setelah mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat. Kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kementerian PUPR bersama Kementerian ATR/BPN pada Kamis (21/8/2025) menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dalam tinjauannya, rombongan pemerintah pusat melihat langsung progres pembangunan beberapa blok perumahan yang masuk dalam program Sejuta Rumah. Selain itu, mereka juga mendengar aspirasi masyarakat terkait kebutuhan fasilitas pendukung, seperti akses jalan, jaringan air bersih, dan listrik.
Baca Juga : Bupati Mamasa Terima Kunjungan Kepala BNNP Sulawesi Barat
Komitmen Percepatan Pembangunan
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut, menegaskan bahwa Mamasa akan menjadi salah satu prioritas pembangunan perumahan rakyat di Sulawesi Barat.
“Kami akan mempercepat pembangunan perumahan rakyat di Mamasa agar target penyediaan hunian layak bagi masyarakat segera tercapai. Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting agar program ini berjalan sesuai harapan,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan perumahan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Pemkab Mamasa siap memberikan dukungan penuh, mulai dari penyediaan lahan, perizinan, hingga pengawasan di lapangan.
“Kami sangat berterima kasih karena Mamasa mendapat prioritas. Dengan adanya percepatan ini, masyarakat kecil yang selama ini kesulitan memiliki rumah layak huni akan terbantu,” tutur Bupati.
Harapan Warga Mamasa
Masyarakat Mamasa menyambut positif langkah percepatan pembangunan ini. Salah seorang warga penerima manfaat, Maria (39), mengungkapkan harapannya agar pembangunan tidak hanya fokus pada rumah, tetapi juga sarana penunjang.
“Rumah sangat kami butuhkan, tapi kami juga berharap ada fasilitas jalan, air, dan sanitasi yang memadai. Dengan begitu, kehidupan kami lebih nyaman dan sehat,” katanya.
Dampak Ekonomi Lokal
Selain memberi manfaat bagi warga, percepatan pembangunan perumahan rakyat juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal. Proyek ini akan menyerap banyak tenaga kerja dari masyarakat sekitar serta meningkatkan permintaan bahan bangunan dari pengusaha lokal.
Para pelaku usaha kecil di bidang material bangunan, transportasi, hingga UMKM kuliner juga diharapkan mendapat berkah dari meningkatnya aktivitas pembangunan di Mamasa.
Penutup
Pembangunan perumahan rakyat di Mamasa kini memasuki babak baru dengan adanya komitmen percepatan dari pemerintah pusat. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan ribuan keluarga di Mamasa segera memiliki rumah layak huni. Program ini bukan hanya soal tempat tinggal, tetapi juga upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.









