, ,

Lonjakan ISPA di Mamasa: 1.568 Kasus dan Ancaman Kesehatan Masyarakat

by -646 Views
cek disini
Terjadi Lonjakan Kasus ISPA di Tulungagung, Dinkes Beber Fakta Data Warga  yang Terserang dan Imbauan ke Rumah Sakit serta Puskesmas untuk Bersiaga -  Radar Tulungagung
Lonjakan ISPA di Mamasa: 1.568 Kasus dan Ancaman Kesehatan Masyarakat

News Mamasa – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Mamasa menunjukkan tren peningkatan dalam sebulan terakhir. Data dari Dinas Kesehatan mencatat, hingga akhir Agustus 2025 terdapat 1.568 kasus ISPA yang tersebar di sejumlah kecamatan. Lonjakan ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.


Lonjakan Kasus dalam Sebulan

Baca Juga : Diduga Terlilit Besi Mesin Kincir, Karyawan Tambak di Sumbawa Ditemukan Tewas

Menurut laporan Dinas Kesehatan Mamasa, kasus ISPA mengalami kenaikan signifikan dibanding bulan sebelumnya. Peningkatan ini dipicu oleh kondisi cuaca kemarau panjang, polusi udara dari pembakaran lahan, serta perubahan suhu ekstrem pada malam hingga dini hari.

“Kami melihat adanya tren peningkatan kasus ISPA sejak awal Agustus. Faktor lingkungan menjadi pemicu utama, ditambah rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan udara,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mmasa.


Kelompok Rentan Paling Terdampak

Dari total kasus, mayoritas penderita adalah anak-anak, balita, dan lansia. Gejala yang banyak ditemukan antara lain batuk, pilek, sesak napas, hingga demam tinggi. Beberapa pasien harus dirujuk ke rumah sakit karena mengalami komplikasi.

Petugas kesehatan mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala ISPA. “Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah kondisi semakin parah,” jelas salah satu dokter di Puskesmas Mmasa.


Upaya Penanggulangan Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui Dinas Kesehatan telah menurunkan tim medis ke sejumlah wilayah terdampak untuk melakukan pemeriksaan gratis dan penyuluhan kesehatan. Selain itu, masker juga dibagikan kepada warga, terutama di daerah dengan kualitas udara yang menurun.

“Kami terus berupaya menekan angka kasus ISPA dengan edukasi dan pelayanan kesehatan yang lebih intensif. Kolaborasi masyarakat sangat dibutuhkan agar tren ini bisa ditekan,” ujar Kepala BPBD Mmasa.


Penutup

Dengan jumlah kasus yang sudah menembus 1.568 pasien, ISPA kini menjadi salah satu tantangan kesehatan utama di Kabupaten Mmasa pada musim kemarau 2025. Pemerintah daerah berharap masyarakat lebih peduli menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar rumah saat udara buruk, serta memperbanyak konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.