News Mamasa — Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Agum Syaputra, melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, dalam rangka membahas program Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) untuk tahun anggaran 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam pertemuan yang digelar di Gedung DPRD Polman, Selasa (5/11/2025), Agum Syaputra diterima langsung oleh pimpinan DPRD Polman beserta sejumlah anggota dewan. Pertemuan tersebut membahas mekanisme penyaluran TKDD, kebijakan fiskal daerah, serta strategi peningkatan efektivitas penggunaan dana desa di wilayah masing-masing.
Baca Juga : Turun ke Meja Layanan, Pejabat DPMPTSP Ingin Pastikan Pelayanan Benar Berjalan Sesuai Harapan
Bahas Efisiensi Pengelolaan Dana Desa
Ketua DPRD Mamasa, Agum Syaputra, mengatakan kunjungan ini bertujuan untuk bertukar pengalaman dan informasi terkait pengelolaan dana transfer dari pemerintah pusat agar tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan daerah.
“Kami ingin memperkuat koordinasi antardaerah di Sulbar dalam mengelola dana transfer pusat, agar tidak hanya terserap dengan baik tetapi juga efektif mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa,” ujar Agum.
Ia menambahkan, pengelolaan Dana Desa dan Dana Alokasi Umum (DAU) ke depan perlu dilakukan secara transparan dan berbasis kebutuhan riil masyarakat, dengan tetap memperhatikan prinsip akuntabilitas dan pemerataan pembangunan antarwilayah.
Sinergi DPRD Sebagai Pengawas dan Mitra Pemerintah
Ketua DPRD Polman menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, sinergi antar-DPRD di provinsi yang sama penting untuk memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran di tingkat kabupaten.
“Pertemuan ini sangat bermanfaat. Kami bisa saling berbagi pandangan dan pengalaman mengenai bagaimana pengawasan terhadap penggunaan dana transfer dan dana desa dilakukan di masing-masing daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara DPRD kabupaten se-Sulbar untuk mendorong kebijakan pembangunan yang lebih selaras dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dorong Kolaborasi Antar-Daerah
Dalam kesempatan itu, kedua pihak juga membahas potensi kerja sama lintas kabupaten, khususnya di sektor pertanian, pariwisata, dan infrastruktur, yang dapat didukung melalui optimalisasi dana transfer pusat.
Agum berharap pertemuan seperti ini dapat menjadi agenda rutin antar-DPRD di wilayah Sulawesi Barat. “Dengan komunikasi yang baik, kita bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya.
Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan cendera mata antara DPRD Mamasa dan DPRD Polman sebagai simbol persahabatan dan komitmen memperkuat kolaborasi antardaerah di Sulawesi Barat.









