News Mamasa – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkumham Sulbar), menghadiri Pelatihan Legal Knowledge and Leadership Basic (LKLB) Angkatan II Tahun 2025. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas pegawai, sekaligus memperkuat nilai kebangsaan dalam menjalankan tugas di bidang hukum dan hak asasi manusia.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menekankan pentingnya menanamkan sikap profesional, integritas, serta nilai moderasi beragama dalam setiap langkah pelayanan publik. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia di lingkungan Kemenkumham tidak hanya sebatas aspek teknis, tetapi juga harus diiringi dengan pembentukan karakter yang berlandaskan nilai kebhinekaan.
Baca Juga : Pemuda Tani Indonesia Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Gerakan Sejuta Tugal di Berau
Tekankan Moderasi Beragama
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenkumham Sulbar menyampaikan bahwa moderasi beragama menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga persatuan bangsa. Ia mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang majemuk, dengan keragaman suku, budaya, dan agama. Oleh karena itu, setiap aparatur sipil negara (ASN) harus mampu menempatkan diri secara netral, mengedepankan toleransi, serta menolak sikap ekstremisme.
“Moderasi beragama adalah kunci terciptanya kerukunan di masyarakat. Pegawai Kemenkumham harus menjadi teladan dalam menjaga harmoni serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat persatuan bangsa,” tegasnya.
Meningkatkan Kompetensi ASN
Pelatihan LKLB Angkatan II Tahun 2025 diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari pegawai di lingkungan Kemenkumham Sulbar. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman hukum, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan.
Selain materi teknis terkait hukum dan administrasi, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai nilai-nilai etika, integritas, hingga kemampuan komunikasi publik. Dengan begitu, lulusan pelatihan diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan birokrasi modern.
Harapan ke Depan
Kakanwil mengapresiasi semangat para peserta yang aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Ia berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat komitmen moral seluruh ASN Kemenkumham untuk bekerja dengan penuh dedikasi.
“ASN Kemenkumham Sulbar harus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan hukum dan HAM yang adil serta humanis. Dengan mengedepankan moderasi beragama, kita bisa bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.
Penutup
Kehadiran Kakanwil Kemenkumham Sulbar dalam Pelatihan LKLB Angkatan II Tahun 2025 menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas pegawai sekaligus menegaskan kembali komitmen terhadap nilai-nilai toleransi. Dengan bekal ilmu hukum, kepemimpinan, dan moderasi beragama, diharapkan aparatur Kemenkumham Sulbar mampu memberikan pelayanan yang profesional serta mendukung terciptanya masyarakat yang damai dan harmonis.









