, ,

Bupati Mamasa Welem Sambolangi Minta Maaf atas Insiden Bendera Terbalik di Upacara HUT ke-80 RI

by -717 Views
cek disini

News Mamasa Insiden terbaliknya Bendera Merah Putih saat upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Sabtu (17/8/2025), menjadi sorotan publik. Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, akhirnya menyampaikan permintaan maaf resmi kepada masyarakat atas kejadian yang dianggap mencederai khidmatnya upacara kemerdekaan.

Viral Bendera Merah Putih Terbalik saat Upacara Peringatan HUT RI ke - 80  di Mamasa, Panitia Minta Maaf | PACEKO DOT COM
Bupati Mamasa Welem Sambolangi Minta Maaf atas Insiden Bendera Terbalik di Upacara HUT ke-80 RI

Insiden di Tengah Upacara

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Makassar Besok Selasa, 19 Agustus 2025: Berpotensi Hujan

Peristiwa itu terjadi di Lapangan Kondosapata, Mamasa, ketika pasukan pengibar bendera baru saja mengibarkan sang merah putih. Namun, bendera terpasang dalam posisi terbalik—bagian putih berada di atas, sedangkan merah di bawah. Kejadian tersebut langsung menimbulkan kegaduhan di antara peserta upacara dan undangan yang hadir.

Petugas upacara kemudian segera memperbaiki kesalahan tersebut agar bendera kembali berkibar sesuai posisi yang benar. Meski insiden cepat ditangani, rekaman kejadian sudah lebih dulu menyebar di media sosial dan menuai berbagai komentar dari warganet.

Bupati Sampaikan Permintaan Maaf

Menanggapi hal itu, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut murni kelalaian teknis panitia dan bukan bentuk pelecehan terhadap simbol negara.

“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan panitia pelaksana, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Mamasa maupun bangsa Indonesia. Kami sangat menyesalkan insiden ini, dan akan menjadikannya pelajaran berharga agar tidak terulang kembali,” ujar Welem.

Evaluasi Panitia dan Pendidikan Nasionalisme

Lebih lanjut, Welem menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap panitia upacara. Ia juga mendorong agar pendidikan kebangsaan dan nasionalisme lebih diperkuat, khususnya di kalangan generasi muda.

“Upacara kemerdekaan bukan hanya seremonial, tapi juga momentum memperkuat rasa cinta tanah air. Karena itu, setiap detail harus diperhatikan agar makna kemerdekaan tetap terjaga,” tambahnya.

Respon Masyarakat

Sejumlah tokoh masyarakat Mamasa menyambut baik sikap Bupati yang cepat menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, serta menjadi momentum meningkatkan kedisiplinan panitia dalam setiap upacara kenegaraan.

“Kesalahan memang bisa terjadi, tapi yang terpenting ada tanggung jawab dan perbaikan. Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua,” kata seorang tokoh pemuda Mamasa.

Harapan ke Depan

Meski sempat mencoreng jalannya upacara HUT RI, pemerintah daerah menegaskan semangat kemerdekaan masyarakat Mamasa tetap tinggi. Welem menekankan pentingnya menjadikan insiden ini sebagai motivasi untuk lebih menghargai simbol-simbol negara.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.